solitair

aku pernah menulis ini dulu….


waktu lewat gerbang depan kampus, ada rumputrumputan kecil yang tumbuh di setiap selasela pagar pembatas. kawanan rumput itu tampak asik menikmati angin, bahagia akan bunganya yang bergerakgerak. tak peduli banyaknya orang lalu lalang atau mobil yang mengirimkan karbon, mereka bergerakgerak menyapa rumput tetangganya. well..walau kecil dan terlupa mereka tampak bahagia dengan dunianya. hai rumput,,apa aku bisa tetap sepertimu?

ļ»æsekarang rumput dan tiang itu udah gak adašŸ˜¦ kalah sama tembok betonšŸ˜¦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s